Selasa, 10 Februari 2009

Tom Bombadil



Nama Tom Bombadil
Jenis kelamin Pria
Nama lain Iarwain Ben-adar (oleh Elf), Forn (oleh Dwarf), Orald (oleh Manusia Utara)
Gelar Tetua, Tuan
Ras ?
Kultur Isolasi
Umur sejak sebelum F.A.
Dunia Eriador
Kotak info ini: lihat • bicara • sunting

Tom Bombadil merupakan seorang karakter fiksi dalam legendarium J. R. R. Tolkien. Ia merupakan salah seorang karakter pembantu dalam buku pertama The Lord of the Rings (Sembilan Pembawa Cincin) dan juga diceritakan dalam buku The Adventures of Tom Bombadil, yaitu kumpulan puisi Hobbit, dua diantaranya menceritakan tentang Tom.

Rivendell


Rivendell

Rivendell dalam Trilogi film The Lord of the Rings

Nama Rivendell
Nama lain Imladris
Karningul
Last Homely House East of the Sea
Deskripsi Perlindungan para elf
Dibangun oleh Elrond
Penguasa Elrond
Jenis Tempat perlindungan para elf
Dunia tak ada
Kotak info ini: lihat • bicara • sunting


Rivendell (bahasa Sindarin: Imladris) adalah sebuah pos penjagaan perbatasan bangsa elf di Middle-earth, sebuah tempat fiksi yang diciptakan oleh J. R. R. Tolkien. Ia juga disebut sebagai 'The Last Homely House East of the Sea,' sebuah rujukan kepada Valinor, yang terletak di sebelah barat dari laut. Rivendell didirikan oleh Elrond dalam Zaman Kedua dari Bumi Tengah (empat ribu atau lima ribu tahun sebelum kejadian-kejadian dalam The Lord of the Rings). Selain Elrond, kaum Elf lainnya yang tinggal di sana termasuk Arwen dan Glorfindel.

The Shire

The Shire adalah nama sebuah wilayah yang terdapat dalam kisah fiksi fantasi The Lord of the Rings. Wilayah tersebut dihuni oleh Hobbit. Wilayah tersebut terletak di sebelah barat daya Bumi tengah, termasuk daerah Eriador dan kerajaan Arnor.

Desa-desa pokok di Shire yakni:

Drakula


Drakula adalah tokoh fiksi ciptaan Bram Stoker dalam novelnya Dracula yang diterbitkan pada tahun 1897. Drakula adalah seorang vampir yang diceritakan berasal dari kota Transylvania yang berada di Rumania. Kelemahan Drakula ialah sinar matahari, benda terbuat dari perak, dan bawang putih. Tokoh ini kemungkinan terinspirasi Raja Vlad III yang memerintah Walakia

pada abad ke-15 dengan tangan besi.

Daftar isi


sejarah Drakula ( vlad III )



Selama perang salib, wallachia menjadi rebutan antara kerajaan Hungaraia dan Turki Ottoman, pada masa Vlad II berkuasa di wallachia,Vlad II mempunya tiga orang anak, Mircea, Drakula, dan Randu, Vlad II memihak kerajaan Hungaria.Namun setelah dilengserkan oleh Sigismund ( Raja dari kerajaan Hungaria ) dan kemudian digantikan oleh John Hunyandi, Vlad II memihak kepada kesultanan Turki Ottoman, sebagai jaminan kesetiaannya kepada kesultanan Turki ottoman, Vlad II mengirimkan Drakula dan Randu ke Turki.

Riwayat Drakula

Vlad Tsepes III ( 1431 - 1475 M ) atau yang lebih populer dengan nama Drakula dilahirkan di Transylvania, Rumania. Ia merupakan anak Ke 2 dari Vlad II dan Cneajna, seorang putri dari Moldavia

Masa kecil Drakula memang tidak berlangsung lama, diusianya yang ke 11 ia harus menjadi jaminan kesetian ayahnya kepada kesultanan Turki ottoman, ia dan adiknya Randu harus dikirim ke Turki.

Awal Kekuasaan Drakula

Setelah perang Verna, terjadi konflik antara Vlad II dan John Hunyadi, yang berujung pada kematian Vlad II dan Mircea, kakak Drakula. Melihat perubahan politik di Wallachia tersebut, maka sultan Turki ottoman Mehmed II mengirimkan Drakula pulang ke wallachia untuk merebut tahta.

Drakula kembali ke Wallacia dengan di kawal 8000 prajurit Turki ottoman. sesampainya di Tirgoviste ( ibu kota wallachia ) terjadi pertempuran antara pasukan Vlasdisav dengan pasukan Drakula, yang akhirnya di menangkan oleh pasukan Drakula dan menempatkan Drakula sebagai penguasa Wallachia.

Awal Kekejaman Drakula

Setelah berhasil menduduki tahta, Drakula membantai prajurit Turki ottoman yang tersisa dengan cara di sula, hal tersebut menjadi salah satu penyebab permusuhan antara Drakula dan Sultan Mehmed II.

Sebagai panglima salib di Wallachia, Drakula telah membantai kurang lebih 23.000 umat islam baik tentara maupun rakyat, dengan peperangan maupun dengan metode sula ( impaler ), dalam ukiran kayu jerman abad 15, ada bukti kekejaman Vlad 3, penyulaan massal dengan korban ribuan,

Berkas:impaled.gif setelah tindakan tersebut Drakula mengirimkan surat kepada raja Hungaria saat itu ( Matthias Corvinus ) untuk meminta dukungan dari kerajaan Hungaria untuk melawan Turki Ottoman.

Serangan Tengah Malam ( The Night Attack

Tindakan Drakula yang membantai 23.000 tentara Turki Ottoman, membuat sultan Mehmed II menyatakan perang kepada Drakula. Pada tanggal 17 Mei 1462 M Sultan Mehmed II ( sang penakluk konstatinopel ) mengirimkan 60.000 tentara ditambah 30.000 tentara non reguler. Sedangkan tentara Dracula mencapai 30.000 prajurit, melihat jumlah pasukan yang tidak berimbang, Drakula melakukan strategi perang gerilya

Pada serangan tengah malam pasukan Drakula yang berkekuatan 10.000 orang berhasil mendesak pasukan Turki ottoman, tetapi dapat dipukul mundur pada saat fajar tiba, atas kekalahan tersebut pasukan Drakula mundur ke benteng Poenari, Drakula melarikan diri dari kepungan pasukan Turki ottoman yang di pimpin oleh Randu ( adik kandung Drakula )ke Hungaria, dengan melarikandirinya Drakula, Randu dengan mudah merebut benteng Poenari dan merebut tahta Wallachia.

Kematian Drakula

Pada Desember 1476 Terjadi pertempuran antara pasukan salib dengan dengan pasukan muslim ( Turki ottoman )dimana pertempuran tersebut terjadi di daerah Snagov, dalam pertempuran tersebut pasukan Drakula dapat dikalahkan, dan Drakula ( Vlad III ) tewas dalam pertempuran tersebut, kepalanya di penggal dan di bawa ke Turki sebagai bukti kematiannya


Kurcaci



Ilustrasi kurcaci
Ilustrasi salah satu dari ketujuh kurcaci oleh Disney dalam cerita Putih Salju.

Kurcaci (bahasa Inggris: dwarf) adalah manusia kerdil dalam dongeng-dongeng Nordik dan Jerman. Kurcaci juga sering diadopsi sebagai tokoh dan sering muncul dalam kisah-kisah fiksi fantasi, film, dan permainan elektronik.

Ciri-ciri fisik

Dalam mitologi, penggambaran diri kurcaci adalah rupanya yang seperti manusia, namun berukuran lebih kecil dan pendek. Mereka berjanggut panjang dan tampak lebih tua dari ukuran tubuhnya. Mereka hidup di gua-gua di daerah pegunungan atau di bawah tanah. Mereka mampu beradaptasi di lingkungan bawah tanah dan mampu melihat dengan baik di dalam kegelapan. Di sana mereka menggali barang-barang tambang seperti emas, perak, besi, dan sebagainya. Mereka juga merupakan pembuat senjata dan tukang besi yang mahir. Mereka biasanya memperdagangkan barang-barang dari logam.

Meskipun lari mereka lambat dan tidak mahir menunggang kuda, mereka mampu mempertahankan daerah kekuasaan dengan baik. Beberapa legenda menyebutkan bahwa mereka mahir dalam menciptakan barang-barang pusaka. Dalam mitologi Nordik, mereka menciptakan rantai pusaka yang mampu mengikat srigala ganas, Fenris.

Kurcaci dalam kisah dongeng

Dalam kisah dongeng Putih Salju, Kurcaci digambarkan sebagai bangsa pekerja keras, polos, sedikit serakah, dan penggerutu.

Dalam kisah-kisah The Lord of the Rings, Kurcaci adalah salah satu ras yang menghuni Bumi tengah. Mereka tinggal di kedalaman gua-gua dan merupakan pengrajin logam yang baik. Mereka memiliki sifat keras kepala dan selalu bersaing dengan Peri.


FRANKENSTEIN

Sosok monster ini dihidupkan oleh Dr Victor Frankenstein. Seorang mahasiswa kedokteran yang melakukan eksperimen terlarang untuk membuktikan bahwa manusia bisa diciptakan dengan teknologi dan pemahaman mendalam akan ilmu kedokteran.

Semua berawal dari keingintahuan, rasa penasaran, dan antusiasme masa muda akan ilmu pengetahuan. Terkejut melihat eksperimen profesornya, ia pun tergerak untuk menyempurnakan. Dr Victor Frankenstein pun terobsesi pada upaya untuk menciptakan sosok manusia sempurna. Ia pun menggunakan organ otak profesornya (yang baru saja meninggal), mengumpulkan potongan tubuh dari sejumlah jenazah yang masih baru, menjahit potongan-potongan itu dalam satu tubuh, dan menciptakan sesosok makhluk yang diyakininya akan menjadi manusia sempurna hasil rekayasa eksperimennya.

Setelah mengurung diri selama berhari bahkan berminggu-minggu mengerjakan eksperimen itu, Victor terkejut ketika makhluk eksperimennya yang dibangkitkan dengan energi listrik dari petir dan belut listrik itu ternyata menjadi sesosok makhluk buruk rupa, ia tak menyangka bahwa ia baru saja menciptakan “sesosok Iblis!”

Monster ini kemudian dikenal sebagai “FRANKENSTEIN”… walaupun itu penyebutan yang salah. Monster itu sebenarnya tanpa nama, tidak pernah diberi nama oleh penciptanya, dan menjadi makhluk asing yang mencari jati dirinya! Ia sebenarnya tidak tahu mengapa ia ada dan untuk apa ia diciptakan. Dalam pencariannya itu sang monster justru ia menjadi teror menakutkan sejumlah orang, terutama bagi penciptanya sendiri: dr Victor Frankenstein!

Frankenstein, merupakan cerita yang mungkin sudah akrab bagi kita. Kisah yang pernah populer dalam bentuk novel dan film sejak pertama kali dipublikasikan dalam sebuah buku terbitan 1818. Novel yang menggemparkan dan laku keras dipasaran hingga abad 20. Sebuah kisah yang berbau sains fiksi, menyentuh aspek kebudayaan, dan mengguncang emosi dalam bentuk horor.

Begitu terkenalnya kisah tersebut, namun hanya sedikit yang tahu bahwa cerita berjudul “Frankenstein - The Modern Prometheus” karya Mary Shelley itu ternyata dilandasi pengalaman pribadi yang menyeramkan yang dipadu dengan studi literatur, imajinasi liar, dan impian seorang muda usia 19 tahun.

Dari Alam Mimpi

Kisah besar itu berawal dari pengalaman nyata Mary Wollstonecraft Godwin (Mari Shelley) pada suatu musim panas tahun 1816 di sebuah kastil di tepi Lake Geneva,

Swiss. Kastil itu adalah kediaman seorang penyair ternama Lord Byron. Kala itu Mary (masih 19 tahun) dan kekasihnya penyair Inggris Percy Shelley berkunjung ke sana atas undangan Lord Byron.

Malam itu cuaca buruk dengan hujan lebat, petir dan badai mengganas di luar tembok bangunan batu yang sudah tua. Ketiga seniman tulis itu berkumpul di dekat perapian. Mereka berbincang santai dalam temaran kehangatan dan nyala api yang meliuk-liuk.

Cuaca buruk membuat mereka jenuh, karena tak bisa beraktivitas di luar. Maka pada suatu malam, Byron menantang kedua tamunya untuk menulis sebuah cerita mencekam, masing-masing satu tulisan. Ketiganya pun sepakat dan memulai kegiatan menulis mereka di sana untuk mengisi waktu.

Pada suatu malam dengan badai yang masih menderu di luar sana, Mary yang sudah tertidur tiba-tiba terbangun akibat gangguan mimpi buruk. Ia kaget bukan kepalang manakala mendengar petir mendentum di luar sana. Keringat membanjir di tubuhnya. Mimpi buruk itu seolah nyata baginya, begitu hidup dan menakutkan.

Setelah bisa menguasai dirinya, Mary pun meraih kertas dan pena. Menjelang subuh hari itu ia jemarinya mulai menulis di bawah temaram lampu yang bersinar remang-remang. Ia menuliskan detail mimpinya itu dalam sebuah cerita.

Begini kira-kira sebagian kutipannya: “Saat merebahkan kepalaku di atas bantal, aku tak bisa tidur apalagi berpikir… Aku melihat sepasang mata, dengan tatapan yang pedih. Aku melihat seorang mahasiswa yang pucat sedang berlutut diam di samping sesuatu. Aku melihat sesosok bayangan seorang lelaki yang meregang didekatnya, lalu mesin besar di ruangan itu menunjukkan reaksi adanya tanda-tanda kehidupan, panel-panel yang bergerak sebagai penunjuk adanya sebuah reaksi dari sosok di samping mahasiswa itu. Sungguh menakutkan, sebuah kekuatan yang luar biasa sebagai akibat usaha keras seorang manusia untuk membentuk sesuatu cipataan yang menakjubkan di dunia!”

Dan Mary memenangkan pertaruhan di antara ketiganya. Karangan yang berasal dari mimpi buruknya itu pun kemudian ditulis dalam bentuk novel yang diterbitkan dua tahun kemudian. Dan melegenda sebagai kisah Frankenstein hingga ini hari!

INSPIRASI DAN TEORI

Novel Frankenstein tahun 1818 karya Mary Shelly ternyata bukan yang pertama kali memunculkan sosok monster ciptaan manusia. Kisah-kisah senada juga ternyata sudah muncul sejak lama. Baik dalam legenda, cerita dari mulut ke mulut, bahkan dalam catatan-catatan sejarah.

Mary Shelly dalam novelnya menggambarkan sebuah eksperimen untuk menghidupkan sosok yang sudah mati dari potongan-potongan yang disatukan dengan teknologi dalam bidang biologi, kedokteran, kimia, dan fisika. Ternyata teori yang diajukannya tersebut bukan tanpa dasar. Karena eksperimen yang hampir mirip dengan itu ternyata sudah pernah dilakukan.

Beberapa tokoh sejarah pernah dihubungkan dengan fiksi dan monster yang dibangkitkan dari kematian tersebut, karena eksperimen yang diyakini pernah mereka lakukan.

Catatan sejarah terbaru sebelum novel itu dibuat adalah eksperimen Luigi Galvani, seorang dokter Italia pada 1790-an. Galvani menyatakan energi berbasis listrik bisa merangsang impuls saraf untuk melakukan gerakan. Dalam sebuah demonstras, Galvani menggunakan potongan kaki belakang katak. Saraf dari potongan kaki itu dialiri listrik, ternyata kaki katak tersebut bergerak sesuai struktur sendinya.

Temuannya ini dimuat dalam buku ilmiahnya De Viribus Electricitatis in Motu Musculari (1792). Dari sini muncul spekulasi teori bahwa makhluk hidup yang telah mati masih bisa dihidupkan kembali dengan menggunakan energi listrik.

Lantas Heinrich Cornelius Agrippa (1486-1535), seorang ahli astrologi, kimia, penulis ilmu rahasia, dan peneliti ilmu sihir. Menurut isu, ia pernah mencoba membangkitkan orang mati lewat ritual dan melakukan serangkaian eksperimen okultisme (kekuatan roh). Disebutkan bahwa sebelum kematiannya, ia melepaskan anjing hitam legendaris Faustus yang merupakan simbologi persekutuan dengan iblis. Dan ia juga memiliki kemampuan memanggil iblis yang menggunakan media jasad tertentu.

Ada juga catatan dan kisah tentang Paracelsus (1493-1541), ilmuwan yang mampu membuat benda mati menjadi memiliki kekuatan dan hidup. Namun ini semua rumor yang berkembang sebelum abad pertengahan, karena keterbatasan pengetahuan manusia tentang sains.

Yang mengejutkan adalah legenda dari Praha bertahun 1590, tentang seorang ilmuwan Low yang melakukan eksperimen membangkitkan manusia dari tanah liat sungai. Setelah membentuk tubuh manusia utuh dari tanah liat itu, ia melakukan semacam ritus dengan menggunakan semacam mesin dan membangkitkannya menjadi manusia hidup. Kisah ini senada dengan legenda mitologi dari bangsa Jahudi kuno tentang manusia tanah.

Mary Shelly mungkin melakukan studi mengenai bentuk eksperimen membangkitkan manusia dan kemajuan teknologi yang pernah dilakukan sejak dulu, dan meramunya dalam bentuk eksperimen yang dilakukan dr Victor Frankenstein… benarkah?
SHINSENGUMI


Setelah kedatangan Commodore Perry, Jepang jatuh kedalam kehancuran dan ketakutan yang mencekam. Banyak samurai terutama dari golongan rndah mulai berdebat dan meragukan kekuasaan SHOGUN dalam mempertahankan dari kekuatan bangsa asing. apalagi setelah mereka melihat bangsa asing dipersenjatai dan diperkuat dengan blackships. slogan "Sonno-Joi" (Menghormati Kaisar dan Usir Bangsa Asing) telah banyak mendapatkan dukungan, banyak samurai berdatangan ke Kyoto untuk bergabung dengan gerakan revolusi.

Roshi (Samurai tak bertuan atau disebut ronin ) banyak bermunculan di kyoto, menyebabkan banyak ganguan di ibukota. yang menyebabkan keresahan karena rasa ketidak puasan, banyak dari pada roshi belum tahu gerakan-gerakan mana yang harus mereka ikuti atau kepada siapa mereka harus mengabdi. yang mereka tahu mereka sudah tidak sabar untuk berjuang membela negara. Banyak dari mereka yang bersekolah untuk mempelajari - Sonno-joi, membuka negara dan belajar dari para gaijin(bule/orang asing) dan mempelajari juga teknologi mereka. di zaman Bakufu ini, adalah zaman dimana 100 orang memiliki 100 argumentasi yang berbeda dimana kamu tidak bisa berkata "siapa yang salah" . Bakufu memutusjan untuk merekrut roshi untuk berkhidmat kepadanya, daripada mereka membuat teror dan berkeliaran bebas tanpa tujian di ibukota. Roshi-tais (bands of wave samurais) mulai di bentuk roshis di kumpulkan dan dijadikan Ksatria Bakufu, mereka juga mengadakan "Ujian Masuk" dengan syarat paling tidak memiliki suatu keahlian pedang (semacam pertandingan kenjutsu, seperti ujian) kejadian ini terjadi tahun 1863 atau tahin ke 3 Bunkyuu, satu tahun setelah Koru(samurai X) lahir.

Di sekitar distrik Tama dekat Edo(tokyo), Terdapat sebuah dojo kenjutsu bernama Shieikan, yang mempelajari teknik pedang aliran Tennen Rishin. Kondou Isami adalah seorang guru di dojo tersebut, dan bersama murid-muridnya adalah Hijikata Toshizou, Okita Souji dan Inoue Genzaburou. mereka berempat sudah layaknya seperti kakak beradik atau bersaudara. Okita adalah sebagai yang termuda dan terkuat. ada juga dari mereka yang kadang-kadang datang ke dojo untuk mengambil jatah makan mereka (seperti Sano kadang-kadang ke Kamiya Dojo), selain itu adapula Yamanami Seisuke, Harada Sanosuke dan Nagakura Shinpachi. ketika Kondou dan Hijikata mendengar tentang pembentukan Roshit di Kyoto mereka datang ke Kyoto dengan beberapa anggota Tennen Rishin Ryuu.

Di Kyoto, mereka berada di bawah pengawasan Kiyokawa Hachirou, setelah lulus "Ujian Masuk". 13 roshi, termasuk Kondou dan kawan-kawan, dipertemukan dengan "Kyoto Defenders" oleh Matsudaira Katamori, Daimyo dari Aizu.

demikian Kiyokawa bertingkah di tengah publik sebagai pro-Bakufu, dia bersebelah pihak dengan bakufu. apa yang diinginkannya adalah mengumpulkan pasukan daripada roshis atas nama Bakufu, tapi melatih para roshis untuk menjadi Ishin Shishis(prajurit restorasi / gerakan orang yg mendukung kaisar sebagai kepala negara). ia merencanakan penyerangan gaijin yang berlabuh di Yokohama dengan para Shishis, merencanakan pembakaran gedung dan pembunuhan orang asing di jepang. Shogun mendapatkan berita ini, sedangkan mereka mengirim pembunuh untuk membunuh Kiyokawa pada tangal 13/4, tahun ke 3 Bunkyuu. sebelum seluruh rencana mereka dilakukan. Setelah itu, Kondou dan kawan-kawan. memaksa untuk membantu Shogun, dan mereka membentuk Shinsengumi, dengan 13 anggota. akhirnya kanji "Makoto" dipilih sebgai lambang bendera mereka. ada juga beberapa argumen yang menyatakan bahwa : Kondou memaksa "Makoto", sedankan Serizawa menginginkan "Ryu" (Naga).

Berikut adalh susunan awal formasi SHINSENGUMI :

Kapten: Serizawa Kamo(model dari Shishio), Kondou Isami, Niimi Nishigi
Wakil Captains: Hijikata Toshizo (model dari Aoshi), Yamanami Keisuke
ada juga beberapa anggota yang bergabung seperti : Soji Okita(model dari Sojiro Seta), Saitou Hajime.


PEGOLAKAN PERTAMA SHINSENGUMI


Serizawa Kamo sangat terkenal keahliannya memakai kipas besi sebagai senjata, mendapatkan semua yang ia mau dengan menggunakan kekuasaannya sebagai "Kapten Shinsengumi" untuk menutup semua kesalahannya. ini menyebabkan lahirnya nama, SERIGALA MIBU karena pasukan pertama dibangun di desa Mibu, dan para samurai dari serigala mibu ini dikenal dengan sebutan MIBU-ro. untuk terakhir kalinya Kondou dan Hijikata melihat Serizawa membawa prostitusi di sebuah penginapan para Shinsengumi, hal ini menyebabkan Kondou, Hijikata berfikir cepat bahwa ksatria seharusnya memiliki moral yang tinggi, sehingga di bentuklah kode etik samurai di shinsengumi. .

Di lain pihak, Niimi tidaklah jauh berbeda debgan Serizawa. ketika pasukan sedang melakukan perjalanan ke Kyoto , api menghancurkan tempat dimana mereka menginap, dan Kondou menyalahkan mereka atas kecerobohan mereka . beberapa bulan kemudian, Hijikata dan beberapa orang tidak menutupi kenyataan : Niimi dan Serizawa mereka meminta uang daripada penduduk untuk membiayai kehidupan merekan yang selalu bermewah-mewahan, siapapun yang menolak untuk mematuhi keinginan mereaka akan menjadi korban kemarahan mereka yang menjijikan. Hijikata mengatur untuk mencari bukti untuk menghukum Niimi saja, dan memerintahkan Niimi untuk seppuku. setelah itu hubungan Serizawa dan Kondou makin memburuk. akhirnya pada tanggal 18/9/1863, Serizawa dan anggotanya yang ikut korupsi dan merusak nama baik Shinsengumi di bunuh dengan tim khusu yang beranggotakan : comprising of Inoue, Yamanami, Toudou, Harada and Okita.

Setelah kepergian Serizawa, Kondou dan Hijikata ingin memperbaiki kualitas daripada anggota Shinsengumi, tidak hanya "Ujian Masuk" di buat sangat sulit, setiap anggota yang ditemukan bersalah melakukan sesuatu di luar "kode etik samurai" harus melakukan "SEPPUKU".

TUGAS SHINSENGUMI

Shinsengumi sebenarnya adalah pasukan polisi, patroli di jalan-jalan kyoto menjaga keamanan. melindungi Kyoto dengan pedang mereka dari serangan gerakan Shishis, Shishis bermunculan dan berusaha untuk menggulingkan SHOGUN. aksi-aksi radikal dari Shishis, seperti pembakaran gaijin's (dilakukan oleh Takasugi Shinsaku, Katsura Kogorou/Kido Koin. Takasugi orang yang membangun Kiheitai, dan dalam cerita rurouni Kenshin ialah orang yang pertama kali mengenalkan kenshin pada katsura.),

Cara bertarungnya adalah sekumplanmelawan satu atau beberapa, dan hal ini menguntngkan bagi shinsengumi karena mereka semakin berkembang. Anggota Shinsengumi yang mem]nemukan orang yang dicurigai harus melenyapkan orang tersebut. yaaa... sebenarnya sasaran Shinsengumi adalah keamanan kota Kyoto untuk memastikan kyot menjadi kota yang aman dan damai dan metode ini sangat penting bagi mereka.

TRAGEDI IKEDAYA
(June 1864, Tahun Pertama Genji)


Akhirnya. ini adalah saat penting yang menentukan karir Shinsengumi. Berdasarkan Informasi yang akurat dari mata-mata Shinsengumi, bahwa akan ada pertemuan besar di gedung ikeda-ya shinsengumi menyerang gedung itu kebanyakan yang terbunuh adalah para Shishis dari Choshu dan Tosa. ini adalah kejadian dimana shinsengumi mendai pahlawan nasinal hanya dalam semalam, namun dalam kejadian ini Okita mendapat hadiah lebih.