Billy & Garrett di Layar Lebar
Los Angeles, 22 Juni 2003 00:08
KEBANYAKAN film yang mengungkap kisah Henry McCarty alias Billy the Kid bertutur tak lari jauh dari pakem yang telah dibangun Pat Garrett. Bahwa Billy, yang memiliki beberapa nama alias, tewas di tangan sheriff legendaris itu. Tak kurang dari 46 judul film Western bertema kehidupan Billy dibuat sejak 1911.
Film pertama berjudul Billy the Kid dibintangi Tefft Johnson. Tak ada arsip yang menyebutkan nama sutradara film terkuno ini. Baru sejak 1930, data cukup lengkap tentang pembuatan film Billy dapat dilacak. King Vidor tercatat sebagai sutradara ketiga yang menggarap cerita serupa, dengan bintang Johnny Mack Brown sebagai Billy the Kid.
Pada 1940-an, tak kurang dari 26 judul film Billy lahir dari sejumlah sutradara berbeda. Mulai Peter Stewart, David Miller, hingga Sam Newfield menangani penyutradraannya. Dan, bintang yang paling sering terpilih menjadi tokoh Billy the Kid masa itu adalah Buster Crabe.
Era Western masih terus bergulir pada 1950-an, walau produksi film Billy the Kid tampak menurun. Dalam kurun 10 tahun itu, hanya 10 film tentang Henry McCarty yang dibuat. Aktor terkenal Paul Newman tercatat pula sebagai bintang yang pernah berperan sebagai tokoh yang memiliki banyak nama alias --William H. Bonney, Billy Antrim, Kid Antrim, dan akhirnya Billy the Kid-- itu.
Demikian pula pada 1960-1969, hanya dua film yang tercatat bertema riwayat Billy the Kid. Satu di antaranya menampilkan Marlon Brando yang memegang peran utama sekaligus sutradara film One-Eye Jacks pada 1961. Lainnya cuma film fiksi berjudul Billy the Kid vs Dracula yang dibuat pada 1966, di bawah garapan sutradara William Beaudine dan bintang utama Chuck Courtney.
One-Eye Jacks mengawali cerita dengan perampokan sebuah bank oleh dua sobat. Belum lagi selesai beraksi, tentara federal memergoki mereka. Saat mereka kabur, ternyata kuda yang mereka naiki tinggal seekor, yang hanya dapat dinaiki satu orang.
Pada 1970-an, hanya tiga film tentang tokoh legendaris itu yang dibuat. Yang cukup terkenal adalah Pat Garrett and Billy the Kid. Cerita yang dianggap keliru besar menjadi bagian dari film ini. Dikisahkan bahwa Billy the Kid, yang diperankan Kris Kritofferson, adalah konco lama Sheriff Pat Garrett, yang dimainkan James Coburn. Walau demikian, di masa itu, film ini dianggap sebagai garapan terbaik sutradara Sam Peckinpah.
Cerita dengan benang merah seperti diutarakan Ash Upson dan Pat Garrett dalam The Authentic Lif of Billy the Kid masih juga mendasari film serupa, Young Guns, pada 1988. Terkisah, setelah membunuh Frank Cahill, Billy (diperankan Emilio Estevez) kabur sampai di New Mexico dan memakai nama samaran William H. Bonney. Di sini ia bekerja untuk John H. Tunstall, pemilik peternakan di Pecos Valley.
Masa itu, pada 1877, tanah Amerika tengah diliputi kerusuhan. Banyak penduduk yang terlibat rebut-rebutan wilayah, termasuk Tunstall. Hingga akhirnya Tunstall tewas dihajar pesaingnya, L.G. Murphy dan James D. Dolan.
Demi kesetiaan kepada majikan, Billy pun menuntut balas. Kedua seteru Tunstall itu tewas di tangan Billy. Sejak itulah ia meraih nama besar, karena ternyata Murphy punya jaringan kuat dengan para pejabat, termasuk Sheriff Bill Braddy, dan juga para penjahat.
Sheriff itu sendiri diceritakan tewas di tangan Billy. Namanya kian melegenda karena koran-koran masa itu memuat berita sangat berlebihan tentang Billy. Ia juga menjadi buronan Gubernur Lew Wallace, yang menjanjikan hadiah US$ 500 bagi siapa saja yang dapat menangkap Billy.
Cerita Young Guns garapan sutradara Christopher Caine itu pun berlanjut di layar lebar dengan episode pelarian Billy the Kid dari penjara. Film lanjutan berjudul Young Guns II yang digarap sutradara Geoff Murphy ini masih menampilkan Estevez sebagai Billy the Kid.
Cuma, bagian akhir cerita film itu menyimpang dari pakem riwayat Billy the Kid bikinan Ash Upson. Yang muncul di akhir cerita justru seorang tua, yang di kemudian hari mengaku sebagai Billy the Kid. Sang sutradara memasukkan pula sosok Brushy Bill Robert dalam ide ceritanya.
Namun, di samping fakta baru itu, begitu banyak cerita khayali yang disisipkan dalam film garapan sutradara Geoff Murphy itu. Momen penangkapan Billy the Kid, misalnya. Dikisahkan, Billy tertangkap karena tipu daya seorang pejabat, yang menawarinya jalan damai. Padahal, sejarah mencatat, Pat Garrett berhasil menjebak Billy lewat pengepungan selama tiga malam.
Dari segi bisnis, Young Guns II boleh dibilang memberi hasil tidak fantastis. Seperti film-film ''dunia Barat liar'' alias Western lainnya yang tak sampai mencapai ledakan besar, film ini menghasilkan tak lebih dari US$ 40,1 juta. Bandingkan saja dengan film Wild Wild West, yang cuma berhasil meraup tak kurang dari US$ 113,8 juta. Bad Girl yang dimainkan perempuan-perempuan molek pun hanya menghasilkan US$ 15,1 juta.
Trend perfilman kini tampaknya kian menjauh dari tema-tema koboi. Cerita ilmiah futuristik dengan efek canggih yang tampil dalam trilogi Matrix pun makin menenggelamkan kebesaran legenda Pat Garrett, Billy the Kid, Jesse James, Butch Casidy, dan entah siapa lagi.
Erwin Y. Salim
[Ragam, GATRA, Nomor 31 Beredar Senin 16 Juni 2003]
Minggu, 08 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar